Pendidikan untuk Indonesia Emas

Pendidikan untuk Indonesia Emas
Berjuang demi Pendidikan Indonesia

Sabtu, 28 Januari 2012

IPA vs IPS


Jurusan IPS lebih baik dari IPA??
Kebanyakan sekolah di SMA adalah mengangkat minimal dua jurusan, yaitu IPS dan IPA. Dan tidak jarang bahwa keduanya sering menimbulkan konfrontasi. Pasalnya anak didik akan cenderung memilih jurusan IPA yang menurut mereka jurusan IPA adalah menghandle semua aspek kehidupan. Memang kenyataan dalam dunia ketenagakerjaan lulusan IPA akan banyak dicari oleh para pemilik modal dan usaha. Jurusan IPA akan mempelajari ilmu-ilmu yang bersifat pasti dan dapat dibuktikan kebenarannya secara tepat dan cermat. Mata pelajaran khas IPA adalah fisika, kimia, dan biologi. Tentu ketiga mata pelajaran ini adalah pelajaran yang sangat penting dalam kehidupan manusia di muka bumi.
Menjawab dan memberi motivasi terhadap peserta didik IPS. Anak IPS tentu akan dikenal dengan kenakalan dan ketidakseriusan. Pasalnya, mata pelajaran IPS adalah sedikit lebih longgar dari pelajaran IPA. Mata pelajaran khas IPS meliputi geografi, sejarah, sosiologi, ekonomi, dan akuntansi. Mata pelajaran IPS berorientasi pada masalah kehidupan masyarakat.
Mengapa jurusan IPA adalah kebanyakan dicari para pemilik usaha? Para pemilik usaha tentu akan berfikir bahwa anak IPA mempunyai otak yang jauh lebih encer dari anak IPS. Begitukah? Tidak. Anak IPS tidak hanya dituntut untuk mengasah otak saja layaknya anak IPA. Saya garis bawahi di sini bahwa ANAK IPS TIDAK HANYA DITUNTUT UNTUK MENGASAH OTAK TETAPI ANAK IPS AKAN DITANAMKAN BAGAIMANA BERSOSIAL DAN MENGENAL MASYARAKAT. Kita hidup dalam masyarakat tentu kita butuh mereka dan untuk mendapatkan kerjasama antar masyarakat maka dibutuhkan peran penting dari bidang IPS, sosiologi. Anak IPS juga bisa mempelajari bagaimana perubahan keadaan alam (bumi dan ruang angkasa) melalui ilmu geografi. Mengetahui bagaimana masa lampau dari negara Indonesia seperti kata pepatah JAS MERAH, jangan sekali-kali melupakan sejarah. Kita hidup sangat membutuhkan prinsip ekonomi untuk memenuhi kebutuhan. Kita berwirausaha tentu kita harus memantau arus uang dalam usaha kita melalui akuntansi (termasuk pegawai bank). Jadi berbanggalah kalian jika memasuki dunia IPS, yang jauh lebih asyik dari dunia IPA. Kita hidup butuh masyarakat, kita hidup tidak sendiri, itulah dibutuhkan ilmu sosial. Mengingat bahwa faham hedonisme semakin merajalela, ilmu sosial akan sangat berperan besar dalam menanggulangi bahaya hedonisme.
Keadaan yang dialami Indonesia sendiri, Anda bisa lihat bagaimana anak IPA lebih banyak dibutuhkan dalam roda perekonomian. Tentu ini pernyataan yang tidak tepat. Pasalnya anak IPA dengan mudahnya bisa memasuki dunia perbank-an, sedangkan yang mendapat ilmu tentang apa itu bank, fungsi bank, istilah dalam bank, transaksi, kertas kerja, dan perbankan itu adalah ilmu yang hanya didapat dalam ilmu ekonomi akuntansi. Kemudian BPS, statistik, kita anak IPS diajarkan bagaimana mencacah jumlah penduduk, metodenya, penyajian datanya, kita akan mempelajari di ilmu geografi ‘kependudukan’. Tetapi nyatanya anak IPA juga yang mengisi lapangan BPS. Itulah sebab-sebab mengapa di Indonesia sangat jarang seklai ditemukan para pekerja yang profesional, mereka bekerja hanya untuk mendapatkan uang, kualitas di nomer sekiankan. Miris sekali melihat pergelutan IPA IPS, pandangan rendah tentang IPS, sombong dengan title ‘anak IPA’ toh ternyata anak IPS jauh menguasai segala macam aspek kependudukan secara real/nyata. Pemerintah Indonesia sendiri belum bisa menggalakkan ‘pekerjaan tepat jurusan’. Para pekerja bank yang dulunya mengambil jurusan IPA ketika SMA, apa mengerti tentang bank? Terus buat apa selama tiga tahun berbangga hati dengan title IPA.nya? meremehkan IPS? Toh nyatanya dirinya juga mempelajari ekonomi perbankan. Sedangkan anak IPS yang mahir dalam akuntansi terkadang terdesak dengan ke’wah’an anak IPA dalam memasuki dunia perbankan. Miris bukan? Jika saja pemerintah menggalakkan program ;pekerjaan sesuai jurusan’ tentu yang didapat adalah pekerja-pekerja ulet dan telaten, pekerja yang benar-benar berkualitas. Dan jika hanya anak IPA yang memonopoli setip sektor usaha, buat apa ada jurusan IPS? Ngapain harus ada IPS? Mending di delete saja I.P.S.nya
Tentang ‘pekerjaan sesuai jurusan’, anak IPA ditempatkan dalam farmasi, kedokteran, penelitian, laboratorium, dan lain-lain. Anak IPS ditempatkan dalam kewirausahaan, perbankan, kependudukan, geografi, dan lain-lain. Nah dengan adanya program ‘pekerjaan sesuai jurusan’ tentu pekerja bukan orang sembarangan yang hanya mengincar uang, tetapi tenaga kerja yang BERKUALITAS!
Dimanapun jurusan Anda, IPA  ataupun IPS adalah sama, tidak ada jurang pemisah diantara IPA dan IPS. IPA dan IPS bukan untuk perbandingan, tetapi IPA dan IPS adalah untuk bekerjasama dalam memecahkan setiap persoalan yang dihadapi manusia di muka bumi.
SEMANGAT BELAJAR UNTUK DIRI SENDIRI, KELUARGA, MASYARAKAT, BANGSA, NEGARA, DUNIA, DAN UNTUK SELURUH ALAM SEMESTA.

Senin, 16 Januari 2012

Ilmu Penunjang Geografi


ILMU PENUNJANG GEOGRAFI

     Untuk semakin memperjelas ruang lingkup geografi, di bawah ini disebutkan beberapa disiplin ilmu yang sangat erat kaitannya dengan geografi atau yang merupakan cabang-cabang dari ilmu geografi.

1.    Geologi : ilmu yang mempelajari bumi secara keseluruhan kejadian, struktur, komposisi, sejarah, dan proses perkembangannya.
2.    Geofisika  : ilmu yang mengkaji sifat-sifat bumi bagian dalam dengan metode teknik fisika, seperti mengukur gempa bumi, gravitasi, medan magnet, dan sebagainya.
3.    Meteorologi     :ilmu yang mempelajari atmosfer, misalnya udara, cuacu, suhu, angina, dan sebagainya.
4.    Astronomi  : ilmu yang mempelajari benda-benda langit di luar atmosfer bumi, seperti matahari, bulan, bintang, dan ruang angkasa.
5.    Biogeografi     : studi tentang penyebaran makhluk hidup secara geografis di muka bumi ini.
6.    Geomorfologi    : studi tentang bentuk-bentuk muka bumi dan segala proses yang menghasilkan bentuk-bentuk tersebut.
7.    Hidrografi :ilmu yang berhubungan dengan pencatatan, survei serta pemetaan laut, danau, sungai, dan sebagainya.
8.    Oseanografi     : ilmu yang mempelajari lautan, misalnya sifat air laut, pasang surut, arus, kedalaman, dan sebagainya.
9.    Paleontologi: ilmu tentang fosil-fosil serta bentuk-bentuk kehidupan di masa purba (prasejarah) yang terdapat di bawah lapisan-lapisan bumi.
10.  Antropogeografi : cabang geografi yang mempelajari penyebaran bangsa-bangsa di muka bumi dilihat dari sudut geografis, oleh karena itu disebut juga etnografi.
11.  Geografi matematik  : ilmu geografi yang berkenaan dengan perkiraan bentuk, ukuran serta gerakan yaitu lintang dan bujur geografi, meridian, parallel, luas permukaan bumi, dan sebagainya (kadang-kadang disebut juga geografi teknik).
12.  Geografi historik   : cabang geografi yang mempelajari bumi ditinjau dari sudut sejarah dan perkembangannya.
13.  Geografi regional   : cabang geografi yang mempelajari suatu kawasan tertentu secara khusus, misalnya, geografi Asia Tenggara, geografi Timur Tengah, dan sebagainya.
14.  Geografi politik    : cabang geografi yang khusus mengkaji kondisi-kondisi geografis ditinjau dari sudut politik atau kepentingan negara.
15.  Geografi fisik  :cabang geografi yang mengkaji tentang bentuk dan struktur permukaan bumi, yang mencakup aspek geomorfologi dan hidrologi.
16.  Geografi manusia    : cabang geografi yang mengkaji tentang aspek social, ekonomi, dan budaya penduduk.

Senin, 09 Januari 2012

access database


ERYAN DWI SUSANTI/XI.SOSIAL.3/SMA NEGERI 3 MAGELANG/2011-2012

Konsep dasar sistem basis data
Pemrosesan basis data sebagai perangkat andalan diperlukan oleh berbagai institusi dan perusahaan.Dalam pengembangan sistem informasi diperlukan basis data sebagai media penyimpanan data. Kehadiran basis data dapat meningkatkan kinerja perusahaan dan dapat meningkatkan daya saing perusahaan.

Sistem adalah sebuah tatanan yang terdiri atas sejumlah komponen fungsional yang saling berhubungan dan secara bersama-sama bertujuan untuk memenuhi suatu proses / pekerjaan tertentu.
Contoh :
Sistem kendaraan terdiri dari komponen stater, komponen pengapian, penggerak, pengerem, kelistrikan, speedometer, lampu dll.
Komponen-komponen tersebut bertujuan sama yaitu untuk membuat kendaraan bisa dikendarai dgn nyamandan aman.

BASIS DATA adalah kumpulan data yang saling berelasi.
Data sendiri merupakan fakta mengenai objek, orang, dan lain-lain. Data dinyatakan dengan nilai (angka, deretan karakter atau symbol).

Tujuan Basis Data: Untuk mengatur data sehingga diperoleh kemudahan, ketepatan, dan kecepatan dalam pengambilan kembali data tersebut.

Syarat Basis Data yang baik :
Tidak adanya redudansi dan inkonsistensi data.
Redudansi terjadi jika suatu informasi disimpan di beberapa tempat. Misalnya ada data mahasiswa yang memuat NIM, NAMA, ALAMAT, dll, sementara di data lain tentang KHS Mahasiswa yang isinya terdapat NIM, NAMA, MATA KULIAH dan NILAI.
Inkonsistensi timbul karena redudansi data yang tidak konsisten.

Kesulitan Pengaksesan Data
Basis data memiliki fasilitas untuk melakukan pencarian informasi dengan menggunakan Query ataupun dari tool untuk melihat tabelnya.

Multiple Data
Basis data memungkinkan pengunaan data bersama-sama oleh banyak
pengguna pada saat bersamaan atau pada saat yang berbeda.

Manfaat Basis Data
·      Kecepatan dan kemudahan (speed)
·      Keberadaan pemakai (sharability)
·      Pemusatan kontrol data
·      Efisiensi ruang penyimpanan (space)
·      Keakuratan (accurancy)
·      Ketersediaan (availability)
·      Kelengkapan (completeness)
·      Keamanan (security)
·      Kemudahan dalam pembuatan program aplikasi baru
·      Pemakaian secara langsung
·      Kebebasan data (data independence)
·      User view

Operasi dasar Basis Data:
·         Pembuatan basis data
·         Penghapusan basis data
·         Pembuatan file/tabel
·         Penghapusan file/tabel
·         Pengubahan tabel
·         Penambahan / pengisian
·         Pengambilan data
·         Penghapusan data

SISTEM BASIS DATA: Merupakan perpaduan antara basis data dan sistem manajemen basis data.
Komponen-komponen sistem basis data  a.l:
1.  Hardware: sebagai pendukung operasi pengolah data
2.  SO(operating system): untuk mengelola basis data
3.  Basis data:(Database) sebagai inti dari sistem basis data.
4.  Database management sistem (DBMS: adalah software yang menangani semua akses ke basis data
5.  Pemakai (User): merupakan orang yang melakukan pengaksesan dan merubah isi basis data.
6.  Aplikasi lain merupakan software yang dibuat untuk memberikan interface kepada user sehingga mudah dan terkontrol dalam mengakses  basis data.

Prinsip Dasar Database
·      Teori database atau lebih sering dikenal dengan basis data merupakan perpaduan dan pemikiran dan pengalaman para pakar untuk membangun sistem database.
·      Database merupakan sekumpulan informasi atau data yang saling berhubungan yang mempunyai tujuan tertentu.
·      File Microsoft Access Database yang tersimpan berektensi .mdb
·      Data yang tersimpan dalam database berupa tabel
·      Tabel merupakan sekumpulan data sejenis, misalnya data ujian,data gaji, data karyawan, data harga makanan dll
·      Tabel terdiri dari field dan record.
·         Field adl data terkecil dari tabel yang menempati kolom
·         Record adl sekumpulan field yang saling terkoneksi yang menempati baris

Konsep terjadinya Database
Management System (DBMS)
1.  User melakukan pengaksesan basis data untuk informasi yang diperlukannya menggunakan suatu bahasa manipulasi data, biasanya disebut SQL.
2.  DBMS menerima request dari user dan menganalisa request tersebut.
3.  DBMS memeriksa skema eksternal user, pemetaan eksternal/konseptual skema konseptual, pemetaan konseptual/internal, dan struktur penyimpanan.
4.  DBMS mengeksekusi operasi-operasi yang diperlukan untuk memenuhi permintaan user.
5.  DBMS mengeksekusi operasi-operasi yang diperlukan untuk memenuhi permintaan user.

Contoh dari DBMS yaitu :
1. Microsoft SQL server 2000,
2. Oracle, MySQL,
3. Interbase,
4. Paradox,
5. Microsoft Accses dll.

Objek Yang Mendukung Database :
1.  Query: Merupakan objek yang digunakan untuk menampilkan, mengedit,Dan menganalisis data.
2.  Form: Merupakan objek untuk membuat control untuk proses pemasukkan,Pemeriksaan, dan pembaruan (update) data.
3.  Report: Merupakan objek untuk menampilkan data yang telah dibentuk Sesuai dengan ketentuan yang pernah diberikan
4.  Pages: Merupakan objek untuk menampilkan data dan bekerja dengan Data yang diambil (didownload) dari internet.
5.    Macro: Merupakan objek yang terdiri dari rangkaian beberapa perintah Yang dapat disimpan dan dioperasikan ulang, misalnya form, Mencetak report, dll
6.    Module: Merupakan program-program yang ditulis dengan access basic Yang telah ada di dalam MS. Access

Tipe Data Database
1.  AutoNumber, Menampilkan angka secara otomatis dimulai dari angka a dan dilanjutkan dengan angka 2,3,4,dst
2.  Currency, Menampung data digit, tanda minus dan tanda titik desimal dengan 15 digit di sebelah kiri tanda titik desimal dan 4 digit di sebelah kanan tanda titik desimal
3.  Date/Time, Menampung data tanggal, waktu dan tahun dimulai dari 100 sampai dengan 9999
4.  Hyperlink, Manampung data teks berwarna, bergaris bawah dan grafik
5.  Lookup Wizard, Menampilkan satu tipe data dari banyak tipe data yang dapat anda ambil dari tabel dan query
6.  Memo, Menampung data teks (huruf, bilangan, tanda baca dan simbol grafik) sebanyak 65535 karakter. Tipe ini tidak dapat anda indeks.
7.  Number, Menampung digit, tanda minus, dan titik desimal. Tipe ini memiliki 5 ukuran bilangan dan jumlah digit.
8.  OLE, Objek Menampung foto/gambar grafik, rekaman suara dan video dan spreadsheet. Kapasitas maksimum data tipe ini adalah 1 Gb. Tipe ini tidak dapat di indeks
9.  Text, Menampung data teks (huruf, angka dan simbol grafik) sebanyak 255 karakter. Standar karakter terpasang sebesar 50 karakter
10.    Yes/No Menampung salah satu dari dua nilai yang  ada Yes/No, True/False, dan On/Off


Perbandingan Antara Flat File dan Relational File
•dapat diamati dari fungsi kedua istilah tersebut dalam pembuatan database di MS Access.
•Flat file database hanya berisi satu tabel data
•Relational file berisi beberapa tabel.

RELATIONSHIP
Relationship adalah hubungan diantara beberapa entiti.
•Sebuah entiti adalah sebuah benda atau objek didunia nyata yangdapat dibedakan dari semua objek lainnya.
Atribut merupakan sebutan untuk mewakili entity.

Istilah dalam relationship yang harus dipahami :
1. Kandidat Key merupakan kumpulan atribut yang membedakan
setiap baris data dalam tabel secara unik. Syarat menjadi kandidat key : bersifat unik, dan tidak bernilai null (kosong)
2. Kunci relasi / kunci utama (primary Key) nilai dari kunci relasi harus mengidentifikasikan sebuah baris yang unik didalam sebuah relasi.
3. Foreign Key  merupakan sekumpulan atribut dalam suatu relasi
(Misal A) sedemikian sehingga kumpulan atribut ini bukan kunci
relasi A tetapi merupakan kunci dari relasi lain.

TIPE DATA FIELD
•Data angka : Numerik atau Alfanumerik
•Data Numerik : bilangan bulat (integer) atau bilangan nyata
•Data Bilangan Bulat (integer)
1. Byte ( 1 byte)
2. Small integer ( 2 byte)
3. Long Integer ( 4 byte)
•Bilangan Real (nyata)
1. Single ( 4 byte)
2. Double ( 8 byte)
•Data Uang (Money / currency)
•Data Teks (Character)
•Data Biner (Blob)